Kandungan Gizi Daun Katuk

Pemanfaatan daun katuk sebagai jamu atau sediaan fitofarmaka adalah sebagai pelancar ASI. Di Indonesia daun katuk sudh terkenal di kalangan ibu-ibu terutama untuk melancarkan ASI, serta sebagai obat borok, bisul, demam dan darah kotor. Selain mempelancar dan meningkatkan produksi ASI, daun katuk yang populer sebagai sayur ini bisa membangkitkan vitalitas seks, mencegah osteoporosis dan mengobati macam-macam penyakit.

Saat ini, daun katuk sudah diproduksi sebagai sediaan fitofarmaka yang berkhasiat untuk melancarkan ASI. Pengembangan riset mengenai daun katuk terus dilakukan, terutama untuk menghilangkan eefek negatif yang mungkin timbul. Daun katuk disarankan untuk dikonsumsi matang setelah direbus atau ditumis. Proses perbusan daun katuk dapat menghilangkan sifat anti protozoa.


Daun katuk juga mengandung efedrin yang sangat baik bagi penderita influenza. daun katuk merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Kandungan vitamin C pada daun katuk bahkan jauh lebih tinggi daripada jeruk maupun jambu biji yang selama ini telah sebagai sumber vitamin C yang sangat baik.

Selain vitamin C, daun katuk juga mengandung vitamin A yang sangat dibutuhkan tubuh terutama untuk mata, pertumbuhan sel, sistem kekebalan tubuh, reproduksi dan menjaga kesehatan kulit. daun katuk memiliki kadar kalsium yang tinggi. Kalsium merupakan salah satu mineral terpenting yang dibutuhkan oleh tubuh.


=====================================

>>> Kapsul Daun Katuk Untuk Membantu Melancarkan dan Memperbanyak Jumlah ASI, Mencegah Osteoporosis, Meningkatkan Vitalitas Pria & Mengobati Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Daun Katuk and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>